Ku ingin
menyemangati pagimu.
Ku ingin
menyapa pagi,
siang,
dan malammu.
Ku ingin
selalu berbicara denganmu.
Namun aku tahu,
aku harus belajar
menahan diri.
Merajut kembali
harga diriku
yang pernah kulucutkan
demi harapan
kau melihatku
seutuhnya.
Namun kau berkata,
"Lepaskan."
"Bebaskan aku."
Baik.
Terima kasih
telah menjadi
sebagian dari
kebahagiaan hidupku.
Aku mencintaimu.
Dan kini,
aku memilih
melepaskanmu.
